Edisi 101 – 30 September 2010


download 46.77 Kb.
jenengEdisi 101 – 30 September 2010
KoleksiDokumen
m.kabeh-ngerti.com > Sastra > Dokumen



EDISI 101 – 30 September 2010






BALAS KEJAHATAN DENGAN KEBAIKAN

Dilaporkan oleh : Yance Pua

BAIT Balikpapan







Itulah sebabnya jemaat ini dinamakan jemaat KM 41. karena letaknya tepat di ’patok Kilo Meter 41’poros Balikpapan-Samarinda. Jemaat yang digembalakan oleh Pdt. S. Pardede ini diorganiser pada tanggal 14 December 1997. “kami selalu gembira dan bersemangat bila dikunjungi oleh saudara-saudara seiman dari jemaat yang ada di kota, apalagi membawakan pujian-pujian yang merdu,” demikian Bapak Calvin Timbanglangi dalam sambutanya menyambut Vg. SMASH dari Balikpapan. “Semoga kunjungan ini bukan yang terakhir,” harap ketua Pembangunan Jemaat KM 41. Kunjungan kekeluargaan dari Vocal group Setia Memuji Allah Setiap Hari(SMASH) pada Sabat.(25/9) menjadi suka cita bagi jemaat. Nampak kegembiraan anggota jemaat dari acara Sabat yang biasanya selesai pukul 12 siang, tetapi kali ini acara molor sampai pukul 13.00. namun tetap diikuti dengan antusias oleh anggota jemaat. Diskusi Sekolah Sabat dipimpin langsung oleh Bapak Matius Mallisa, ketua jemaat KM 41.

Diskusi yang berjalan dengan semangat, karena hampir semua anggota ikut berpartisipasi. ”kita tidak boleh menghakimi dengan cara apapun karena Allah lah yang berhak untuk menjadi hakim. Hati-hati dengan cara kita supaya tidak jadi batu sandungan kepada orang lain, dan jangan buat orang tersinggung sehingga gantinya dia bisa bertobat, malahan semakin menjahui Tuhan.”



demikian kesimpulan dari diskusi SS yang juga dihadiri oleh Ev. Imel Waluyan. Sebelum khotbah Ibu Syane Pua membawakan ceritera untuk anak-anak. Pada acara khotbah Vocal Group SMASH, yang dipimpin oleh Bapak Billy Dien menyanyikan 7 lagu pujian kepada Tuhan, diantaranya ’Tuhan adalah gembalaku’ oleh Billy Dien, Raymond Roring, Michael Kusnoto, Maxi Singal, dan Blendly Rembangan. Kemudian Irene Dien , Yuvi Roring, Jill Martosiswoyo, Anita Londah, Fika Rembangan, Fita, Selvie Kusnoto, dan Syane Pua menyanyikan ’serakanlah pada Yesus dan bagai rajawali.’ Diluar Tuhan hidup jadi tidak berarti, dan aku bersyukur pada Tuhan’ dinyanyikan oleh SMASH vg. Khotbah yang berjudul Jangan Takut dibawakan oleh Bapak Yance Pua. ”Mengutip ceritera Elisa dalam 2 raja-raja 6, ada tiga hal penting yang boleh memotivasi kita untuk lebih setia kepada Tuhan. yang pertama adalah JANGAN TAKUT.
Ketika Elisa dikepung oleh Raja Sirya di kampung nya di Dothan, pelayan nabi Elisa menjadi takut, tetapi nabi Elisa tidak. Elisa sangat menaruh harapan kepada Tuhan. yang kedua, BUKA MATA ROHANI KITA. Sebagai manusia sering menghadapi banyak problema, takut akan masa depan, takut akan rumah tangga kita, atau pendidikan anak-anak, tetapi kalu kita bersama Yesus, kita akan dapat mengatasi masala-masalah itu. Seringkali kita dibutakan oleh masalah kita sendiri seperti pelayan Elisah sehingga tidak melihat Tuhan yang dapat mengatasi semua masalah. Kita harus buka mata rohani kita kepada Tuhan. Ketiga adalah BALAS KEJAHATAN DENGAN KEBAIKAN.

Ada kesempatan untuk membalas kejahatan kepada tentara-tentara Sirya yang pada waktu itu mata mereka sudah dibutakan oleh Tuhan melalui permohonan Elisa, tetapi Elisa tidak lakukan itu. Malahan dia menuntun mereka ke tempat tujuan, bukan hanya menuntun, Elisa menjamu mereka dengan makanan yang enak. Memang sulit untuk memaafkan orang yang sudah menyakiti kita, tetapi Elisa dapat lakukan itu. Tentunya kita juga dapat lakukan itu kalau kita hidup berserah kepada Tuhan.” demikian Yance yang sering dipanggil Opa Barca. Setelah acara khotbah, ketua pembangunan jemaat Bapak Calvin Timbanglangi mempromosikan rencana untuk merenovasi gereja KM 41. ”Kayu-kayu di gereja kami sudah mulai kropos dan perlu perbaikan” kata Calvin mempromosikan gereja KM41, satu-satunya jemaat di DKKT yang memasang spanduk mengucapkan selamat hari raya idul fitri kepada ’saudara-saudara’ yang merayakan.

Setelah kebaktian Ibu-ibu SMASH yang dikoordiner Ibu Irene Dien mengadakan jamuan kasih dirumah ketua Jemaat yang letaknya hanya bersebelahan dengan gereja KM41.
ACARA SYUKURAN DAN KUNJUNGAN JEMAAT BUKIT PERMAI, CIBUBUR, JAKARTA DI JEMAAT KANAAN PONDOKMAS, CIMAHI

Dilaporkan oleh : Bredly Sampouw, BAIT Bandung
Sabat 25 September 2010, merupakan sabat yang istimewa bagi Jemaat Kanaan Pondokmas, Cimahi, Bandung, karena pada sabat ini jemaat telah mengadakan acara syukuran atas kemenangan anak-anak Pathfinder dan Adventure pada Campore Pathfinder dan Adventure Konfrense Jawa Barat yang telah diadakan pada tangghal 3 – 5 September 2010 bertempat di Natural Hill Casarua. Adapun kemenangan yang diraih yaitu juara kelompok dengan mendapatkan medali mas dan juara umum dengan mendapatkan plakat.


Acara campore telah dihadiri oleh 400 peserta yang terdiri dari 14 jemaat sekota Bandung. Adapun Tema yang diambil pada campore kali ini ialah ” Trained to be Soldier of god”. Anak-anak Jemaat Pondok mas yang berjumah:sangat sedikit yaitu terdiri dari : 3 Adventure dan 7 Pathfinder bersama 4 pembina telah berhasil mengondol juara umum, walaupun peserta sedikit tetapi semangat, disiplin serta talenta yang dimiliki serta bimbingan para Pembina yaitu MG Masirun, MG Mesack Lalihatu, MG Franky Sakul dan MG Siti Aminah selama acara membuahkah hasil yang sangat membanggakan bagi Jemaat Kanaan Pondokmas yang pada November nanti akan merayakan hari ulang tahun jemaat yang ke-5 tahun, jadi kemenangan ini merupakan kado ulang tahun jemaat. Menurut informasi yang kami dapat dari Pembina yaitu MG Masirun, salah satu kesuksesan anak-anak karena mereka menang pada acara Pathfinder mencari bakat dengan menampilkan dua anak Patfinder yaitu Rio dan Irvan yang dijuluki “Funky Kanaan”, dengan disiplin yang tinggi serta mengikuti semua kegiatan disamping itu kebersihan dan kerapihan selama dilokasi campore. Tim Juri didatangkan dari Konfrense DKI ditambah dari Konfrence Jabar.


Acara penyerahan Medali dan Plakat telah dilaksanakan sesudah acara anak-anak Sabat 13. Sebelum diserahkan pimpinan PA daerah telah memberikan sambutannya kemudian dilanjutkan dengan penyerahan, medali kepada anak-anak oleh gembala jemaat Pdtm. Hary Susanto dan ketua-ketua. yaitu Sdr. Erick Rantung dan Bredly Sampouw dilanjutkan penyerahan dari PA Daerah ke Pembina dan dari Pembina ke ketua Pemuda jemaat dan dari ketua PA kepada ketua-ketua jemaat. Pada akhir kebaktian Sabat telah diadakan jamuan kasih dari jemaat dengan memotong dua tumpeng yaitu tumpeng putih dan kuning

Untuk itu pada sabat ke-13 lalu jemaat telah mengadakan acara syukuran yang dihadiri oleh Pimpinan PA daerah yaitu Pdt. S. Nappoe. Dan seluruh anggota beserta pemuda dan anak-anak. Bertepatan acara syukuran jemaat kanaan Pondokmas telah dihadiri tamu dari Jemaat Bukit Permai, Cibubur Jakarta yang mengadakan kunjungan dalam rangka membawa jiwa yang baru di baptis di jemaat Bukit Permai untuk dipelihara dan dilayani di Jemaat Kanaan Pondokmas Cimahi Bandung. Tamu dari Jakarta terdiri dari gembala yaitu Pdt. Alfrits Malonda, Ketua Sdr. Agus Oswari dan Tigor Manurung bersama dengan beberapa anggotanya. Pada akhir kebaktian seluruh anggota dan tamu telah membentuk lingkaran kasih diana seluruh anggota berpegangan tangan dan mengucapkan yel,yel berbunyi : “Selamat Sabat, Kanaan Pondokmas, Bukit Permai, Tuhan memberkati” Ini ini merupakan ciri khas Kanaan Pondokmas setiap kali dikunjungi tamu. Dan doa makan dibawakan oleh Sdr. Sandy Nayoan.

Atas semuanya ini kami jemaat kanaan Pondokmas patut memanjatkan puji dan syukur kepada Tuhan karena atas pimpinannya saja anak-anak kami dapat meraih prestasi. Kiranya pencapaian ini dapat dipertahankan diwaktu-waktu mendatang. Selamat kepada anak-anak Pathfinder & Adventure Kanaan Pondokmas, Cimahi Bandung pertahanakan prestasimu.
HASIL KKR SERENTAK DAERAH SULAWESI TENGAH

Di laporkan oleh: Pdt Stenly Karwur-BAIT SulTeng

Puji Tuhan! Tanggal 19-25 September 2010, telah di adakan KKR Uni serentak dengan berbagai tema pengharapan di beberapa titik rawan Daerah Sulawesi Tengah yang mayoritasnya beragama islam. Titik-titik rawan pelaksanaan KKR tersebut adalah: Kota Palu, Parigi, Poso, Luwuk dan Bangunemo). Malam pertama dan ke dua pelaksanaan KKR di kota Palu di mulaikan oleh Pdt. Noldy Sakul, MA, Ketua UKIKT dengan pembahasan yang berapi-api dan penuh gelak tawa yang kemudian di lanjutkan oleh Pdt. DR. MH. Wauran, Dekan Fakultas Filsafat Unklab. Hasil KKR ini mempersembahkan 15 Jiwa untuk Tuhan.


Sementara di pusat kota Parigi, di semangati oleh Bapak H. Sumanti, MBA membuka KKR tersebut dengan menceritakan permasalahan rambut beliau yang tidak pernah tumbuh lagi, sehingga para tamu dan anggota jemaat tersenyum-senyum mengaminkan ajakan beliau untuk tidak usah memperdulikan semua beban dunia dan menggantungkan semua pada Yesus. KKR ini kemudian di lanjutkan oleh Pdt. Ch. Muaya, gembala distrik Parigi dan Pendeta F. Tondatuon, Direktur PA & Penatalayanan Daerah Sulawesi Tengah tersebut. Puncak KKR ini menghasilkan 20 jiwa untuk Tuhan.

Di sisi lain, dengan gaya yang kalem namun bersemangat, kota Poso di gemparkan oleh duet Pendeta Y. S. Bindosano, Sekretaris UKIKT dan Pendeta A. Dien, Ketua Konfrens Sulawesi Selatan yang mengupas kebenaran Firman Tuhan itu dengan jelas dan gambling. Menurut para misionari yang di perbantukan pada kkr tersebut, ini adalah kali pertama kkr itu di adakan selama hamper duapuluh tahun sehingga tidak heran para tamu yang hadir tiap malam mencapai hamper tiga ratusan. KKR ini menghasilkan 8 jiwa yang di persembahkan pada Yesus.


KKR pengharapan yang di adakan di Luwuk Banggai, di meriahkan dengan hadirnya bupati Banggai Kepulauan, Bapak Drs. Ehud S. Salamat, MSI yang member dukungan penuh atas jalannya KKR tersebut. Sementara pembahasan Firman Tuhan di kupas dengan jelas tanpa tedeng-aling-aling oleh Pendeta Ngadjo Pasoloran, yang bersemangan dan penuh senyuman. Menurut Pendeta A. Rantung, sekretaris kependetaan Daerah Sulawesi Tengah, bahwa KKR ini telah menghasilkan 19 jiwa untuk Tuhan.




Di titik terakhir, yaitu Bangunemo, kwarted Ketua Daerah Sulawesi Tengah, Pendeta E. Sahensolar dan istri serta Pendeta F. Tondatuon dan istri, menggoncang tempat ini dengan Firman Tuhan yang menghasilkan 14 jiwa untuk Tuhan.
Semoga doa saudara-saudari akan selalu menguatkan jiwa-jiwa yang telah menerima Tuhan ini.
WELLNESS RSA MEDAN – POLA HIDUP MENUJU SEHAT NYATA

Oleh : Irma Hartoyo-BAIT Medan

Dewasa ini banyak orang menderita penyakit kronik yang sebenarnya cukup bisa dicegah atau dipulihkan oleh penanganan pola hidup. Program Kebugaran RSA Medan menawarkan program pelayanan yang alami tanpa obat-obatan. Semua yang digunakan adalah bahan-bahan alami.
Terletak di Kota Medan bagian barat, Pusat Kebugaran Kesehatan alami menawarkan program pola hidup yang membaharui tubuh dan jiwa. Tubuh akan menikmati makanan lezat, bergizi, terapetuik, gerak badan menggembirakan, hidroterapi, message. Bahkan seluruh tubuh akan dipulihkan kepada keutuhan dalam lingkungan yang asri dan bersahabat.
Tim yang berdedikasi dan berbelas kasih mulai dari dokter, perawat, terapis terlatih akan membantu semua pasien dalam membentuk Pola Hidup Sehat yang dipimpin oleh ibu Sianne Tjandra.

Beberapa minggu yang lalu ada pasien bernama Evi Kristina yang tangannya ada tumor. Evi pun mengikuti program Wellness RSA Medan dan pulang dengan hasil yang sangat menngembirakan dimana tumor di tangannya sudah hilang. Ada pula seorang Bapak bernama Ginting dan istirnya Dahlia Sinukaban. Beberapa tahun yang lalu bapak ini sudah mau mati tetapi sembuh dengan jus terapi. Beberapa waktu kemudian bapak ini merasa sakit lagi dan datang ke Wellness RSA Medan dan berhasil pulang dengan sembuh.
Ada kesaksian dari seorang dokter yang berasal dari Rumah Sakit Imelda Medan, yang sudah mengikuti program detox. Sudah 2 tahun terakhir ini dr. Suheri Gulton dan istri mengikuti program Wellness RSA Medan dan menurutnya program detox yang dia sudah jalani membuat tubuhnya lebih segar dan sehat dan akan mengikuti program detox setiap tahun. Tidak ketinggalan pula dokter dan staff RSA Medan sudah ikut mengikuti program detox 3 hari Wellness RSA Medan yaitu dr. Sihar Hutapea dan istri dr. Joyce Silalahi, Bapak Richard Panjaitan dan istri Shirley Saerang.

Wellness RSA Medan sudah menjadi pusat perhatian dari berbagai agama dan pasien-pasien baik dari kota Medan maupun luar kota sebagai salah satu alternative pengobatan yang alami dengan hasil-hasil yang luar biasa. Banyak yang sudah disembuhkan secara alami dan akan ada banyak lagi yang akan disembuhkan dengan kesaksian-kesaksian yang menakjubkan. Semoga dengan pertolongan Tuhan Wellnes RSA Medan ini akan semakin berkembang dan semua orang akan melihat bahwa kesembuhan yang sejati adalah melalui pola hidup yang sehat dan penyerahan kepada Tuhan seutuhnya.
TIGA KAWANUA BERADA DI NEW JERSEY

Oleh: Jufrie Wantah, BAIT USA.
Pada Sabat (18/9) tiga kawanua berada di New Jersey setelah mengikuti rapat Adventist Risk Management (ARM) di Detroit, Michigan. Mereka adalah 1) Pdt. Ronny Wenas, Secretary/Legal of DKI Jakarta Conference, West Indonesia Union Mission, 2) Mr. Stanly Kuhu, Secretary/Treasurer of Bolaang Mongondow & Gorontalo, East Indonesia Union Conference, 3) Mr. Stephen Kairupan, Treasurer of Central Sulawesi, East Indonesia Union Conference.

Ketiganya telah memberikan kesaksian dan renungan dalam acara-acara yang digelar oleh kedua jemaat Indonesia di New Jersey. Lebih dari itu Pdt. Ronny Wenas telah berkhotbah di First Indonesia Seventh-Day Adventist Church (FISDAC) yang digembalakan oleh Pdt. Hendrik Sumendap pada Sabat (18/9), sedang Mr. Stephen Kairupan telah berkhotbah di Indonesia Pioneer Seventh-Day Adventist Church (IPSDAC) yang digembalakan oleh Pdt. Adrie Legoh.

Kunjungan tiga kawanua ini telah memberikan kekuatan rohani bagi kedua anggota jemaat di New Jersey di mana pada petang harinya keduanya bergabung di IPSDAC guna mengikuti acara memorial service atas meninggalnya ayahanda yang tercinta dari Sophie Tumundo-Mamahit.

MISI PATMOS MINISTRY Untuk 230 Orang Terbaik

Oleh : Leonard Suwarso



Mencari dan terus mencari merupakan pekerjaan seorang gembala tatkala belum menemukan domba yang hilang, dalam pencarian itu pula ditemukan banyak dirham-dirham bertebaran dan rindu dipungut serta dibawa pulang. Namun tak jarang juga kenakalan-kenakalan anak bungsu harus berakhir dan digebuk untuk pulang kembali kerumah karena sudah waktunya dan tidak lama lagi (Lukas 15).

Ketetapan rapat internal PATMOS MINISTRY mengantar 3 hamba Tuhan untuk menerima tugas para pengintai di zaman Bangsa Israel. Dengan berbekal semangat, seluruh perlengkapan seminar seperti sepanduk, Banner,buku-buku serta copy materi seminar serta kerinduan untuk mengobahkan Pdt. James T. Tambanon, Ibu Elly C. Tambanon dan Pdtm. Leonardo B. Suwarso berangkat menuju Kota Solo – Jawa Tengah, kegiatan ini dilakukan pada tanggal 17 -19 September 2010 dalam pertemuan perkumpulan pendeta-pendeta interdenominasi “ANAK MERDEKA” Kota Solo disebuah MESS TNI “ TRI CAKTI” Punggung - Solo.
Awal perjalanan Team PATMOS MINISTRY memiliki banyak kendala, namun dengan pertolongan Tuhan ketiga orang tersebut dapat berangkat dengan penerbangan termurah dan tiba di Kota Solo pada hari Jumat; tanggal 17 September 2010 lalu di jembut oleh Sdra. Altino Kapoh yang selama ini disetiap program pelayanan PATMOS MINISTRY ke Jawa Tengah selalu memfasilitasi kegiatan.

Seminar yang mengangkat tema “KEBENARAN ALKITAB bukan KEBENARAN GEREJA” dimulai pada pukul 09.00; hari Sabat, tanggal 18 Agustus 2010 dengan diawali ibadah singkat dan pemaparan materi-materi penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan Jemaat ataupun kerohanian. Dimulai dengan penyampaian pentingnya sebuah organisasi gereja untuk mengatur keuangan dan kesetiaan membayar persepuluhan dan persembahan menurut Alkitab merupakan sebuah solusi bagi seluruh hamba-hamba Tuhan dalam meningkatkan pelayanannya.
Dihadiri sejumlah pendeta-pendeta yang tergabung dalam “ANAK MERDEKA” yang diundang; hadir pula Bendahara Daerah Jawa Kawasan Tengah, Pdt. Simalango bersama keluarga yang turut aktif dalam kegiatan ini, disamping itu beliau menilai positif kegiatan seperti ini untuk mengubah persepsi tentang Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh dikalangan gereja-gereja Interdenominasi serta menggalang persatuan aktif dalam penginjilan guna mempercepat kedatangan Tuhan.
Seberapa banyak para undangan yang hadir diberikan materi pula tentang pertarakan yang disampaikan oleh ibu Elly C. Tambanon sebagai pendamping Pdt. James T. Tambanon sekaligus istri tercinta yeng memuat pentingnya menjaga pola makan serta menghindari makanan-makanan yang mengandung daging dan ikan. Tidak lupa menghimbau para ibu-ibu dan kaum wanita untuk terus mengembangkan diri dengan ilmu terpenting dalam keluarga yaitu ilmu memasak yang banyak dijabarkan oleh Ny. Ellen G. White dalam bukunya Penuntun Diet Makanan Anda.

Akhir sesi seminar ditutup dengan pemaparan materi tentang Hukum Tuhan; merujuk kepada ayat-ayat dalam Alkitab, para hamba-hamba Tuhan dituntun untuk mengerti bahwa bukan Gereja Advent yang menentukan hari ketujuh sebagai hari peribadatan melainkan Tuhan sendiri yang di Firmankan dalam Alkitab, banyak para hamba-hamab Tuhan merespon positif dengan penyampaian ini dan berkomitmen memelihara sabat dan mengajarkanya pada anggotanya.

Yang lebih menarik, disetiap sesi materi seminar di berikan waktu untuk bertanya; dengan moderator Pdtm. Leonardo B. Suwarso merangkum berbagai macam pertanyaan lalu dijawab oleh pemapar materi yang tidak lain adalah Pdt. James T. Tambanon dan Ibu Elly C. Tambanon itu sendiri. Masih banyak pertanyaan yang belom terjawab dikarenakan waktu sesi seminar yang terbatas, apalagi berkembangnya pertannyaan hingga mengarah kepada pengertian Nama Tuhan dan penyebutan YHWH (YAHWEH) dikalangan para hamba-hamba Tuhan serta jemaatnya.

Team PATMOS MINISTRY hingga malam terus mengadakan kegiatan dengan melayani sebuah Gereja Pentakosta Pusat Surabaya – Kab. Sukoharjo dan melayat kerumah Pdt. Simeon Milan (Gembala Gereja Baptis Indonesia - Kebakkramat – Karanganyar) yang mana Ibu Ester Milan, istri dari Pdt. Simeon Milan telah meninggal dunia, juga pada hari Sabat saat seminar diadakan. Team PATMOS MINISTRY pulang kembali ke mess untuk beristirahat.

Keesokan harinya Team PATMOS MINISTRY dibagi menjadi tiga tempat pelayanan di tiga gereja yang berjauhan di 3 Kabupaten yang berbeda, dengan bermodalkan 1 kendaraan yang dipinjamkan oleh keluarga Kapoh maka waktu tempuh dan ibadah yang telah disesuikan seminggu sebelumnya oleh Pdt. Anton Soelano (Pendeta Gereja Seluruh Jemaat Allah) dapat dimaksimalkan. Team di kejutkan dengan kehadiran Pdt. Immanuel Suwardi (Pendeta Gereja Pentakosta Injil Indonesia) yang terletak di Kecamatan Matesih sebelah selatan kota Karanganyar yang mendadak meminta untuk juga dilayani. Karena masih adanya waktu dan mensiasati tempat pelayanan maka Pdt. James T. Tambanon dapat menyampaikan firman tentang hari sabat dan gereja ini memutuskan untuk merayakan hari perhentian pada bulan berikutnya(oktober) sesuai dengan keputusan bersama.
Team PATMOS MINISTRY mengakhiri kunjungan seminarnya pada hari Minggu; tanggal 19 September 2010 dengan berbagai usaha pelayanan dan mencari tiket kepulangan kembali ke Jakarta, usaha itu nihil karena tiket penerbangan kembali kejakarta seluruhnya telah habis hingga 4 hari mendatang. Usaha untuk tiba di Jakarta hari senen dikarenakan ibu Elly C. Tambanon harus mengajar di sekolah Makarios maka keputusan untuk naik Trevel pun diambil, puji Tuhan karena pelayanan ini Team PATMOS MINISTRY mendapat tiket murah sebab sopir dari kendaraan ini adalah seorang Kristen. Hal ini patut dicontoh untuk semua umat Tuhan yang rindu dipakai oleh-Nya. Tuhan Memberkati.
Permohonan Doa



Tolong doakan rencana Peresmian dan Pentabihsan Gedung GMAHK Saradan Madiun tanggal 24 Oktober 2010 agar dapat berjalan dengan lancar.
Pdtm. Dale Sompotan

Kediri-Jawa Timur

Tolong doakan rekan kami Vilvi Pane yang dalam keadaan sakit Typus dan sementara di rawat di RSA Manado, semoga dengan doa dan perawatan medis bisa cepat sembuh.
Pdtm. Dale Sompotan

Kediri-Jawa Timur
Berita Kelahiran

Selamat berbahagia atas kelahiran anak pertama dari keluarga Jimmy Meray yaitu Alexandra Phoebe Juventini Meray hari kamis 30 September 2010.
Pdtm. Dale Sompotan

Ulang Tahun

Selamat Ulang Tahun kepada Inneke Pattyranie 26 September, semoga panjang umur dan sehat diberkati Tuhan.

Pdtm. Dale Sompotan




KAMI

Kemarin ketika ke RS, kami datang untuk kontrol ke dokter. Ternyata setelah sampai di RS, dokternya sudah pergi. Di hubungilah dokter tersebut,karena memang ini adalah pasien tetapnya. Beliau baru bisa kembali pukul 16.00. saat itu jam menunjukkan pukul 14.00. itu berarti 2 jam lamanya menunggu datangnya dokter.
Menunggu adalah waktu yang panjang, apalagi jika ini adalah pasien. Ada begitu banyak cara untuk mengusir waktu yang dilakukan oleh orang. Entah membaca Koran, sms, telephone, jalan kesana kemari, makan, dan lain-lain.
Di saat yang sama, kita juga sedang menunggu kedatangan Tuhan Yesus. Sejak saya di baptis, sudah dikatakan bahwa Yesus segera akan datang. Dan itu terus berlangsung. Ada orang yang bisa bertahan menunggu kedatagan ini, ada juga yang mengalami masalah dalam penantian.
Firman Tuhan dalam Kisah Para Rasul 1:10 Ketika mereka sedang menatap ke langit waktu Ia naik itu, tiba-tiba berdirilah dua orang yang berpakaian putih dekat mereka, 1:11 dan berkata kepada mereka: "Hai orang-orang Galilea, mengapakah kamu berdiri melihat ke langit? Yesus ini, yang terangkat ke sorga meninggalkan kamu, akan datang kembali dengan cara yang sama seperti kamu melihat Dia naik ke sorga."
Kalau DIA sudah janji akan datang kembali, masihkah kita meragukannya?
Redaksi



Terbit Mingguan oleh BAIT Ministry

Share ing jaringan sosial


Similar:

Edisi 153 – 29 September 2011

Profil kesehatan tahun 2012 edisi 2013

Kulit merupakan lapisan jaringan yang terdapat pada bagian luar dari...

Jessica Beatrice Effendi 2010. 04 0133

Sumatif II metabolik Endokrin Angkatan 2010

Ujian nasional tahun pelajaran 2010/2011

Soal tryout ukdi / 3 April 2010 / Tipe I

Soal sumatif 1 modul infeksi dan imunologi 2010

Arranged By Muhammad Joe Sekigawa, Senin 24 Mei 2010

Soal sumatif 2 modul infeksi dan imunologi 2010

Medicine


Nalika Nyalin materi nyedhiyani link © 2000-2017
kontak
m.kabeh-ngerti.com
.. Home